Most searched:

Gubernur Provinsi Najaf Mengadakan Kunjungan Ke Kompleks Makam Suci Alawi

Kompleks Makam Suci Alawi menerima kunjungan Gubernur Najaf, Insinyur Yousef Kanawi dan sekelompok pejabat senior dari sejumlah lembaga dan departemen pemerintah.

Delegasi tersebut mengunjungi Pusat “Nazhm” Unit Perencanaan Strategis, Pusat Teknologi Informasi dan Departemen Media selama kunjungan lapangan.

Kunjungan Gubernur Najaf tersebut dihadiri oleh Ihsan at-Tha’i Wakil Penjaga Kompleks Makam Suci Alawi dan Mustafa Mani, anggota Dewan Direksi Kompleks Makam Suci.

Kepala Departemen Media Kompleks Makam Suci Alawi, Haidar Rahim, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan Pusat Berita Kompleks Makam Suci tentang kunjungan tersebut: “Kunjungan ini dilakukan dalam kerangka pendekatan Kompleks Makam Suci Alawi untuk memperluas interaksi dengan berbagai lembaga dan departemen pemerintah di provinsi Najaf al-Asyraf dan provinsi-provinsi Irak lainnya.”

Dalam program ini, delegasi yang berkunjung diperkenalkan dengan teknologi dan sistem terpenting yang digunakan dalam mengelola layanan bagi para peziarah di makam suci Amirul Mukminin As, persiapan khusus untuk ziarah jutaan orang dan mekanisme koordinasi dan sinergi antar departemen pendukung untuk memastikan proses penyampaian layanan dan memberikan layanan terbaik kepada para peziarah.”

Haidar Rahim menambahkan: “Selama kunjungan ini, anggota delegasi menerima penjelasan rinci tentang sifat kegiatan berbagai departemen dan peran mereka dalam mendukung program operasional Makam Suci Alawi selama periode ziarah.

Mereka juga diperkenalkan dengan metode pelaksanaan program yang telah disetujui untuk meliput acara keagamaan dan mengelola kegiatan media, sesuai dengan cakupan acara yang akan diselenggarakan dan layanan yang diberikan Makam Suci Alawi kepada para peziarahnya.”

Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat kerja sama dan koordinasi antara Makam Suci Alawi dan lembaga pelayanan pemerintah Provinsi Najaf al-Asyraf, serta bertujuan untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan, mengembangkan mekanisme koordinasi bersama dan meningkatkan tingkat pelayanan yang diberikan kepada para peziarah dan tamu kota suci tersebut.

Konten lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *