Pusat Bimbingan Orang Hilang di Makam Suci Nabi Alawi telah menyiapkan dan memperbarui panduan ziarah ke Makam Suci Amirul Mukminin dan kota Najaf Al-Asyraf, bekerja sama dengan departemen media.
Panduan ziarah ini disusun dengan tujuan untuk mempermudah pergerakan peziarah dan membantu mereka untuk mendapatkan akses yang mudah dan transparan ke tempat-tempat keagamaan dan pusat-pusat layanan utama.
Kepala Pusat Bimbingan Orang Hilang, Musthafa al-Fatlawi, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan Pusat Berita Makam Suci: “Panduan ini mencakup dua peta utama; pertama, peta Makam Suci Alawi, yang dirancang dengan teknologi tiga dimensi (3D) dan memungkinkan para peziarah untuk dengan mudah mengidentifikasi lokasi tempat ibadah, pusat layanan, pintu utama dan jalur akses ke tempat-tempat tersebut. Selain itu, tempat-tempat peristirahatan para peziarah, termasuk kota Imam Ridha As, pemakaman Wadi as-Salam dan layanan-layanan terpenting di sekitar Makam Suci Alawi, juga ditunjukkan dalam peta ini.”
Dia menambahkan: “Peta kedua didedikasikan untuk kota Najaf Al-Asyraf dan memperkenalkan situs-situs keagamaan terpenting di Najaf dan Kufah, termasuk Masjid Hananah, makam Kumail bin Ziyad, makam Muslim bin Aqil, Masjid Kufah dan Masjid Sahlah.”
Peta tersebut juga menunjukkan lokasi tempat parkir khusus untuk mengangkut para peziarah, rumah sakit terpenting, Bandara Internasional Najaf Al-Asyraf dan rute serta jalan utama menuju Makam Suci Alawi.”
Al-Fatlawi juga mencatat: “Pusat ini sedang menyiapkan versi khusus panduan ziarah Arbain, yang akan mencakup peta dan layanan yang akan disediakan Makam Suci Alawi selama momen ziarah Arbain yang dihadiri jutaan orang. Selain mendistribusikan versi cetak kepada peziarah, panduan ini akan diterbitkan melalui basis dan platform resmi Makam Suci Alawi dan juga akan dipasang dalam bentuk papan dan spanduk besar di pintu masuk jalan utama untuk memudahkan akses peziarah ke berbagai tempat dan layanan.”
Patut dicatat bahwa Makam Suci Alawi, dengan mengerahkan seluruh kapasitas dari berbagai departemennya, melayani para peziarah selama hari-hari Arbain Imam Husain As yang memilih Makam suci Amirul Mukminin As di Najaf Al-Asyraf sebagai salah satu persinggahan terpenting dalam perjalanan mereka ke Karbala yang suci untuk momen Arbain.
